Selasa, 08 September 2015

i love you

Selalu rinduku ini mengalun lembut,
Pada hati yang menulis namamu,
Selalu desir perasaan ini hanyut dalam angin sisa sisa senja..
Wajah nan rupawan melekat di Pupil mataku..
Mencintai lelaki spertimu..
Aku seperti berada di tengah taman penuh bunga dan di kelilingi mata air..
Hatiku sejuk..nyaman..
Mencintaimu..Aku..
aku seperti peri bersayap yang di Temani pangeran..
Engkau rupawan dan idaman..

aku mencintaimu..
Seperti dahaga yang terobati.

i love you..
♡♥♡♥♡♥♡♡╮(╯▽╰)╭

Selasa, 18 Agustus 2015

HIRAUKU

diamku..
diamku adalah menghiraukanmu.
inilah caranya..
doaku adalah menghiraukanmu.
itulah jalannya.

biarkan kamu pergi hingga membenci..
aku tak ingin menghiraukanmu dengan tawa..
karena itu seperti pisau tajam.
Tajam sekali..

aku menghiraukanmu dalam diamku..
aku menghiraukanmu dalam doaku.

Kamis, 30 Juli 2015

Aku dan secangkir teh

Aku..
Aku pernah menunggku..
Terpaku..
Kulihat jendela kamar nampak mendung di luar..
Aku..
Aku pernah menangis dalam mendung.. lalu hujan..
Itulah yang aku jalani..
Hidup..
Kehidupan.. menerangkan semuanya..
karena setelah q tersedu..
Aku lihat pelangi..
Pipiku merona..
Aku tersenyum..

IYA..
hidup..
Bisa saja kau menangis lalu tersenyum..
Bisa saja kau tersenyum bahkan terbahak lalu menangis..

SAMPAI kau tak tau dari  nama air mata itu.

Tapi senja di kala kau menangis dan tersenyum..
Ada secangkir teh selalu dingin kau biarkan.

AKU menatap teh itu.
Tadinya hangat lalu seketika dingin..
aku merasa bersalah.

Maafkan aku..aku terlalu menikmati mendung dan pelangi...aku mengabaikanmu.

Senin, 04 Mei 2015

Tak terdefinisi

Kamu seperti hujan sore ini 4 mei 2015..
Tak terduga..
Kamu seperti warna hijau yang sangat aku suka..
Entahlah..
Kamu seperti pelangi walau indah namun lama lama pergi..

Seperti tornado kamu terlihat menegangkan tapi ketika aku ada di dalamnya aku tertawa..
Tak terdefinisikan..
Kamu menatap selalu penuh harap..
Tapi kakimu melangkah menjauh..
Aku tak mengerti..
Kamu terlalu sulit ku cerna maknanya..

Kamu tak terdefinisikan dengan pasti..
Prediksiku kadang tepat..kadang pun tidak..
Seperti hujan sore ini 04 mei 2015.

By : iin antie

MELUPAKANMU DENGAN RUMUSKU

Betapapun kau sering mencuri waktu di pikiranku,
Bahkan bernyanyi dan menari,
Hingga otaku sibuk dengan datangnya kamu.

Betapapun kau tak hadir dan aku selalu mencari mu,
Mencari mu dalam pikiranku,
Aku pikir kau lelah menari lalu kau pergi..
Tunggu...
Ternyata kau datang lagi..cepat sekali..
Lebih cepat dari kecepatan cahaya,
Tanpa di duga..
Kau ada lagi dalam otak ini..
Harusnya senang atau sedih?
Tapi aku menikmati ketika kau sedang menari dalam benakKu.

Aku akan melupakanmu..
Bukan kah kau maunya begitu..

Esok atau lusa bahkan sekarang..
Aku akan melupakanmu..pergi..
Dengan rumusku.

By : iin antie

Sabtu, 11 April 2015

Ceritaku 11/04/2015

Ceritaku hari ini.

Ntah apa judulnya..

By : iin antiie

Hari ini hari sabtu,jadwalnya kuliah, Ku pilih rok hitam kemeja coklat,jilbab coklat dengan kaos kaki panjang.. ga lupa bross bunga sepatu flatku coklat juga.
Warna dasar semua, faktor usia mungkin sekarang lbih suka warna dasar.
(Eh q masih muda dink :-p )

Keluar rumah 4.45 a.m masih gelap.
Nunggu angkot pas lewat abang ojeg..nawarin katanya penglaris jadine tarif Seperti angkot..alhamdulillah rejeki subuh.
Sampai di Halte bus jurusan Kampung rambutan,ngga lama bus datang alhamdulillah biasanya nunggu lama banget. :)
Milih bangku ga terlalu belakang pojok biasa posisi favorit deket kaca :-D
Masih berapa orang di dalam bus,jalan Baru masih sepi gelap tp sedikit matahari mau menyapa.
Entah mengapa ingin ku dengar solawat nabi karena kebawa suasana pagi yang tenang.
Aku pasang headseat ku selipkan di telinga dalam jilbabku. :)
Ku putar volume sedang..entah apa yang aku rasa, sambil memandang lukisan pagi dari Sang Pencipta, begitu indah..lalu air mataku menetes.
Alhamdulillah Maha Besar Engkau ya Allah ciptakan itu semua.
Aku menangis dengan sifat kufur nikmatku yang sering aku lontarkan.
Ku usap halus lalu aku tersenyum.
Aku bersemangat pagi ini.
Ga ada ngantuk seperti biasanya.
Sampai by pass 1/2 6 a.m,
Aku masih mendengarkan solawat nabi sampai tiba di Terminal.
Biasa aku langsung nyari angkot jurusan Depok.
Ga lama ada pengamen cilik nyanyi dengan lantang.
Entah dia sedang bekerja atau iseng atau tuntutan hidup, yang jelas dia masih kecil dan suaranya cempreng.
Aku tersentak dalam hati.
Masih ada yang sekecil itu kurang beruntung lalu aku masih saja selalu mengeluh di usia ku yang sudah kepala dua. Jujur Aku malu..Ya allah ampuni aku.
Ku berikan seadanya cuma koin, lalu ia si pengamen cilik mendoakan aku segala kebaikan yang aku paling tangkap "semoga cpt nikah ya kak ", Ku balas senyum manis (hehe) aamiin.
Nyampe Kampus ga terlalu pagi tapi temen temen jg belum banyak yang dateng.
Kuliah berjalan biasa walau agak riweh karena banyak tugas.
Tapi kekonyolan teman teman sangat membantu aku melupakan masalah duniawiku. :-)

Istirahat dzuhur..kulangkahkan kaki bersama sahabat2 solehah ke masjid.
Rasanya nikmat luar biasa jika di hadirkan pada sahabat yang membawa kepada kebaikan.
Adem saat singgah di rumah Allah.
Setelah ku lakukan 4 rakaat.
Lagi lagi air mata ku menetes.
Aku malu lama tak berkunjung ke sini.
Baca (masjid).
Ingin berlama lama disitu.Hati tenang nyaman.

Entahlah semangatku bangkit lagi.
ENtah karena apa.
Karena Mata kuliah "belajar dan pembelajaran" yang ngebahas tentang "motivasi" rasanya sudah ingin jadi Guru. :)

Kurang lebih jam 1/2 3 siang pulang kuliah bareng temen temen solehah.

lewatin jalan kereta pada lari lari. :-D

Naik angkot,panas macet..nikmatnya tuh di sini.
Keringet kemana mana.
ABang angkot ngebut aku di bawa terbang2. Duh ampun..alhamdulillah masih di beri keselamatan.
Sampai terminal ada bus langsung naik,lagi lagi harus sabar.
Berdiri. :(
Pengin marah pengin nangis.
Badan mulai ga enak.
:'(
Sepanjang jalan aku termenung.
Inget mama,Kangen.

Jika bukan karena ibu,ga akan aku sekuat ini.
Kuat bertahan di kota orang.

Rasanya air mata pengin tumpah.
AKu menyadari hari ini sangat cengeng.
Huft,pagi baru bersyukur,siang semangat.
Lalu aku bertekad.
Ga mau egois lagi.
Ingin sekali cepat cepat bahagiain mama.
Semoga sebelum terlambat.
Ya..aku hanya takut terlambat mempersembahkan semua mimpi mama.
Ya robb berkah dan panjangkan umur bapa mama.

Untuk apa  hidup berkecukupan kalau mama kekurangan.
Untuk apa hidup enak tapi mama belum bahagia.

Maa maaf...sabar ya maa..
i love you.

Tak terasa tiba di Tempat tujuan.
Lalu aku bertekad tidak mengeluh dan lebih kuat.

:)

Semalat sore.
Apa ceritamu hari ini?

Rabu, 25 Maret 2015

Jika aku bagimu

Jika aku bagimu adalah penghalang..
Kubur aku dalam dalam..
Hingga tak ada yang nampak walau setitik..
Jika aku bagimu adalah keburukan..
Buang aku jauh jauh..
Hingga tak ada yang nampak walau sedetik..

Jika aku bagimu apapun yang menganggu..
aku akan diam meski di tendang dalam bayang..
Menikmati sisa kisah lalu sendiri saja..
Tersenyum diam lalu berlalu..
Jika aku bagimu adalah debu dalam cerahnya mimpimu..
Usap aku hilangkan..
Aku tak apa..

Jika aku bagimu

By : iin_antie

Minggu, 15 Maret 2015

Ku balas rindumu

Ku balas rindumu..

Ku balas rindumu..
Dalam baitku..
Ku sampaikan rinduku dalam do'aku..
Kamu yang hanya ku tatap dalam bayang semu..
Tersenyumlah...

Walau semarah apapun diri ini..
Rasa benci tak akan mengubah segala kenangan indah..
Yang selalu menari dalam ingatan..

CInta tak akan berlabuh pada dermaga yang asing..
Walau saat ini cinta masih terombang ambing..
Tetap kokoh lah..
Hingga cintamu berlabuh pada dermaga yang di pilih Allah untukmu..

Iin_antie

Minggu, 15 Februari 2015

Untuk apa aku lupa

Kadang ku mengingatnya..
Kadang ku mengenangnya..
Lalu setelah itu aku bersikeras melupakannya..
Dia...
cepat sekali datang dalam ingatan..
Dia..
Lama sekali pergi dari bayangan...
Memang..
Lama tak ada sosok nyata..
Hilang tanpa kata tapi..meninggalkan bayang tanpa hilang..
Masih jelas suara nya..
Renyah tawa nya..
Elok senyum nya..
Lalu aku berkata dalam diri..
"Lalu untuk apa kau melupakannya?"
Bahkan kebaikannya tak patut kau pungkiri..
Iya..akan ku ingat...
Iya..hanya ingat..
Tanpa harus mengulangi keindahan yang pernah jadi nyata...

@iin_anti

Selasa, 13 Januari 2015

Merindukanmu

Kamu..
Masihkah sama seperti yang dulu
Tatapan yang binar..
Masihkah seteduh dulu..
Aku masih ingat..
Ketika menghabiskan sisa hari bersamamu..
Menikmati senja..pagi...
Dengan penuh keceriaan..
Aku masih ingat..
Masih ingat jelas suaramu..
Suara tawamu..
Bagaimana kau membuat aku tersenyum ketika sedang bersedih..
Aku masih ingat..
Bentuk wajahmu hingga semua ke khasan yang kamu miliki..

Kamu..
Ingatkah aku..
Sejenak saja..
Seperti ini...saat aku mengingat semua tentangmu..
Kamu..
Rindukah padaku..
Seperti buruknya aku merasakan rindu..

Dulu..
Kita pernah sedekat nadi..
Sebelum..
Sejauh bumi dan matahari..
Walau manis itu dulu..
Aku masih saja mengingatmu sekarang..
Mungkin hingga nanti..

By : iin_antie

Kamis, 01 Januari 2015

Hanya ini yang aku mampu

Aku perlihatkan semua ini..
Kebahagiaanku..
Agar kau mampu pergi jauh..
Meski dengan benci..
Agar kau tak melihat aku lagi..
Meski terlihat kejam..
Ini yang mampu aku bantu..
Bantu kamu menghilangkan aku..

Biar saja kau berlalu.

Biar saja kau berlalu.

Tenangkan aku..
Bukan dengan kau menemani..
Cukup diam dengan kehidupanmu.
Jika bahagia,berbahagialah,
Jangan perlihatkan padaku..
Bukan tak sudi melihatnya..
Tapi aku hanya menjaga hatiku.
Untuk kuat tetap melupakanmu.
Jika tak bahagia,
Jangan perlihatkan padaku..
Bukan aku tak ingin melihatnya..
Aku hanya ingin tenang..
Tanpa rasa bersalah..
Aku..
Aku biarkan segalanya berlalu..
Sampai aku tak tau bagaimana mengingatnya..
Aku ingin semua berlalu di belakangku.